Fans Fiction : Secret
10 Dec 2011 Leave a Comment
in Fan Fiction Tags: fan fiction, kyuhyun, lee jinki, one shoot, secret
curcol:
Huaaaa… Anyyeong blogku.. mianhae.. *merasa bersalah karna dah lama gag ngeupdate*…
Tiba-tiba pengen publish hasil ep-ep pertamaku yang berhasil dibuat dengan segenap jiwa dan raga *lebay dah..*, hehehe.. Sebenarnya nie ep-ep baru tercipta waktu aku pengen ikutan kontes fan fiction di salah satu blog yang sering aku kunjungi “hallyucafe”. Tapi sayang, aku gag menang.. 
But it`s ok, karna akhirnya ep-epku di publish ma author di HC di Readers FanFic.. 
Karna nie karya pertamaku yang aku publish, so aku putusin ngeposting nie ep-ep dengan skrip aselinya di blog pribadiku, buat kenang-kenangan anak cucu.. 
cekidot..
PROLOG
Ketika ku katakan padamu aku mencintai pria itu, kau tak perlu meragukan ucapanku dan ketika ku katakan padamu aku mencintai pria yang satunya lagi, itu juga suatu kebenaran. Ah.. Kau boleh mengatakan aku ini perempuan yang serakah, jahat dan tak berperasaan atau apalah caci maki yang lain yang ada dibenak kalian, aku akan menerimanya. Aku hanyalah manusia biasa yang terjebak dalam dua cinta yang membuatku tak berdaya dalam pelukannya. I just know, they`re like an oxygen to me…
Kim Yoon Hee POV
“Aku peringatkan pada kalian semua.. Jangan ada yang berani mendekati, menggoda dan mengganggunya karna aku tidak akan mengampuni kalian.. Dia adalah yeoja chingu ku, Kim Yoon Hee adalah pacarku.. Arraseo?” ujarnya seraya memamerkan evil smirk nya dan menunjuk ke arahku, di depan semua mahasiswa baru saat Orientasi Kampus di mulai.
Mworago? Apa yang dilakukan pria evil itu. Kenapa dia membuatku malu di depan semua mahasiswa yang ada di kampus ini, semua orang kini melihat ke arahku dengan berbagai ekspresi.
“Yak..Yak.. Apa yang kau katakan Cho Kyuhyun.. Jangan lari, aku akan menghajarmu. Kali ini aku tidak akan melepaskanmu..” jeritku kesal. Ku susul dia entah sampai mana, aku hanya fokus mengejarnya tanpa memperhatikan sekitar. Aku baru sadar kalau aku sekarang berada di kamar mandi pria saat mereka semua melihatku kaget.
“Aish!! Mianhaeyo.. Mianhae.. ,” ujarku malu seraya buru-buru keluar. Sontak wajahku merona merah, entah mau ku kemanakan wajahku saat ini. Ku tutupi wajahku dengan kedua tanganku. Sial.. semua gara-gara namja evil itu. “Yak… Cho Kyuhyun, aku akan membunuhmu kali ini!!“ jeritku geram.
Badanku baru terasa pegal saat aku merenggangkan tubuhku di kamar, tempat favoritku dari semua tempat yang ada di dalam rumahku. Mungkin karna di sinilah aku sering menghabiskan waktuku, sendiri atau bersama pria menyebalkan itu untuk bermain game. Yah, aku dan dia dijodohkan karna janji masa lalu yang disepakati orang tua kami. Ku pikir itu hanya alasan yang dibuat orang tuaku agar aku bisa melupakan namja yang sampai saat ini masih tersimpan di hatiku. Seorang Lee Jinki yang membuatku lupa bernafas saat berada di sampingnya. Cinta pertama yang membuat hidupku begitu indah sampai saat di mana dia menghilang tanpa sepatah kata pun. Aku sekarat… aku benar-benar sekarat saat itu. Tapi entahlah, aku tak bisa membencinya.. Saat aku melihatnya lagi beberapa hari ini, jantungku masih berdebar kencang sama seperti saat aku masih bersamanya, seperti candu yang tak bisa ku kendalikan..
“Yoon Hee~ya, ada yang mencarimu di luar?” jerit eomma dari luar kamar, membuyarkan lamunanku. Dengan malas ku langkahkan kakiku keluar. Langkahku terhenti saat ku lihat namja evil itu duduk di ruang tamuku. Kenapa dia masih berani menemuiku.. Ku pikir dia sudah bosan hidup..
“Yak.. Kenapa kau masih berani menemuiku Cho Kyuhyun,“ tanganku langsung refleks memukul kepala dan tubuhnya berkali kali. Aku benar-benar kesal dan ingin melampiaskan amarahku padanya.
“Aish… Apa (sakit)!! Kenapa kau memukulku seperti ini, apa kau ingin membunuhku?”
“Ne… Aku sangat ingin membunuhmu. Apa kau tahu malunya aku saat semua namja memandang wajahku dengan tatapan aneh ketika aku menerobos masuk ke kamar mandi. Mereka pasti berpikir aku ini yeoja genit dan tak tahu malu. Jadi karna itulah aku ingin membunuhmu.“
Namja itu buru-buru berlari ke dalam rumah. Tepatnya ke dapur dan bersembunyi di belakang eomma, meminta perlindungan darinya. Dia salah kalau berpikir aku akan melepaskannya kali ini..
“Yak.. Kyuhyun~a, jangan lari.. Aish, kenapa dia berani kabur lagi,”jeritku seraya mengejarnya yang berlari menuju dapur. “Eomma, serahkan dia padaku, aku akan membuat perhitungan dengannya,” ujarku pada eomma, dia hanya tersenyum melihat tingkah kami berdua.
“Eomma, tolong aku.. Putrimu ingin membunuhku, tolong selamatkan aku..” mohonnya manja.
“Yoon Hee~ya, sudahlah.. maafkan dia. Aku akan kehilangan satu putra kalau kau membunuhnya,” ledek eomma saat aku berusaha terus mengejarnya.
“Eomma.. sebenarnya siapa anakmu? Kenapa eomma malah melindunginya bukan membelaku.. Aigoo.. Kau sudah mengambil hati eommaku juga rupanya.”
Dia malah tersenyum lebar saat aku mendelikkan mata sipitku, membuat amarahku menguap seketika. Aku memang tak bisa berlama-lama marah padanya.
“Ara.. Ara.. Aku akan memaafkanmu tapi kau harus bernyanyi dan menari untukku.”
“ Mwo? Bernyanyi.. aku ahli dalam bidang itu, itu sesuatu yang mudah untukku. Kau ingin aku menyanyikan lagu apa?, ujarnya semangat. Seperti biasanya, dia sangat percaya diri akan kemampuannya itu. Dia salah mengira kalau aku akan memaafkannya semudah itu.
“ Kaja.. Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat.”
Cho Kyuhyun POV
Aku pasrah saja kemana pun dia membawaku karna memang apa yang ku lakukan padanya tadi pagi pasti membuatnya malu. Sebenarnya aku tidak berniat seperti itu. Ku pikir dia tak akan mengikutiku saat aku masuk ke kamar mandi namja, ternyata dugaanku salah. Yeoja itu malah menerobos masuk tanpa melihat ke mana aku melarikan diri.. Aku tertawa geli saat mendengar dia menjerit dan meminta maaf dari balik pintu kamar mandi, membayangkan wajahnya pasti merona merah karna malu.
“Uhm.. kau harus menyanyi dan menari dengan memakai kostum ini,” ujarnya seraya tersenyum dan memberikanku sebuah bungkusan. Ku keluarkan isi bungkusan itu.. Aish, kenapa aku tidak berpikiran kalau dia akan merencanakan ini sejak awal. Dia ingin mempermalukanku. Aish, apa pun itu aku akan melakukannya. Sebenarnya bukan karna aku mengharapkan maafnya karna aku tahu dia pasti akan memaafkanku. Aku hanya ingin membuatnya tertawa karna beberapa hari ini dia terlihat murung. Entah apa yang sedang di pikirkannya..
Beberapa orang tertawa melihatku keluar dari kamar mandi tak terkecuali Yoon Hee, dia tertawa terbahak-bahak menahan geli. Tubuhku kini terbungkus tanktop, rok pendek dan wig lengkap dengan bando di kepalaku. Ku usahakan tetap tersenyum manis seraya melambaikan tanganku. “Omo..omo, kyeopta!!!”, samar-samar terdengar ucapan para yeoja yang melintas dan langsung menghentikan langkahnya. Aku adalah Cho Kyuhyun, tentu saja aku terlihat sangat kyeopta dalam pakaian apa pun. Aish.. bisa-bisanya aku berpikiran seperti itu dalam kondisi begini.. Sifat evilku ini memang belum ada obatnya.. Parah, bahkan ku pikir sangat parah…
“Lagu apa yang harus ku nyanyikan, Yoon Hee~ya?” tanyaku dengan mimik wajah genit.
“Gee.. Aku ingin kau menyanyikan lagu Gee dan menari meniru gaya mereka. Aish, kau terlihat sangat manis.. Kyeopta!!” ledeknya sambil menahan tawa. Ditekupkannya kedua tangan ke mulutnya, airmata sampai menyembul di sudut matanya.
Aku iseng melebarkan kemejaku di lantai, seakan-akan aku sedang melakukan pertunjukkan.
“Arraseo, aku akan menyanyikannya untukmu.. Kyuhyun in action!!!”
Dengan semangat ku nyanyikan lagu itu untuknya dan menggerakkan anggota tubuhku, membuat gerakan-gerakan yang memperlihatkan kepiawaianku menari. Dia terlihat sangat terhibur begitu juga dengan penonton yang lain, senyum tak lepas dari bibirnya sambil sesekali mengambil gambarku dengan handphonenya. Semua bertepuk tangan menyemangatiku dan melemparkan koin-koin..
“Bagaimana pertunjukkanku tadi? Apa kau terhibur dan aku di maafkan?” tanyaku saat kami duduk di salah satu bangku di taman sambil memakan ice cream yang ku beli dengan uang hasil pertunjukkanku tadi.
“Aku sangat terhibur dan tentu saja aku sudah memaafkanmu.. Kau memang sangat berbakat Kyuhyun~a, kau pantas menjadi selebritis dengan bakat menghiburmu itu,” ujarnya bersemangat, senyum tak lepas dari bibirnya. Dia sesekali tertawa saat melihat fotoku yang di ambil dengan kameranya tadi.
“Syukurlah kalau kau menyukainya. Kau terlihat lebih cantik jika tersenyum jadi jangan menunjukkan wajah murungmu itu lagi di hadapanku, Arraseo?”
“Aish, kapan aku murung? Aku baik-baik saja..”
“Apapun alasannya tetaplah jadi Yoon Hee yang aku kenal, jangan berubah..”
“Aigooo.. Ayo kita pulang sebelum kau bicara yang bukan-bukan lagi,” ujarnya mengalihkan pembicaraan, sepertinya saat ini dia tak ingin membahasnya denganku. Aku tak akan memaksanya bercerita, dia pasti akan mengatakannya padaku jika saatnya tiba. Aku akan menunggu itu..
Lee Jinki POV
Aku tak memiliki pilihan saat eomma mengatakan aku harus memutuskan Yoon Hee dan menerima Han Chae Rin. Eomma mengidap penyakit kelainan jantung dan saat ini hanya appa Chae Rin, dokter jantung terbaik di Korea, yang bisa mengobatinya sekaligus membiayai semua perawatannya. Semua itu dilakukannya demi membahagiakan putrinya yang sangat menyukaiku. Mungkin kalian berpikir aku pengecut atau apalah, tapi jika kalian seperti aku yang hanya memiliki eomma sebagai satu-satunya keluarga yang ada disisimu mungkin saja kau akan berpikir seperti aku. Mungkin saja..
Menghilang dan mencoba melupakannya.. Cara ini yang aku pilih untuk mengakhiri hubunganku dengan Yoon Hee. Aku tak sanggup jika harus mengatakan putus dengannya, memandang wajahnya saja akan membuat nyaliku ciut. Ku coba untuk bertahan dengan keadaan ini walau sesekali aku diam-diam memperhatikannya dari jauh. Dia terlihat begitu menderita, sama seperti aku. Aku sekarat.. dan aku butuh oksigenku untuk bisa bertahan..
Kim Yoon Hee POV
Ku seruput pelan cappucinoku sambil sesekali melihat keluar melalui kaca jendela yang ada disampingku yang mulai berembun, di luar hujan mengguyur bumi. Ku eratkan baju hangatku saat kurasakan dingin mulai menyusupi tubuhku. Ah.. Sudah beberapa jam aku duduk di salah satu sudut café ini, tapi seseorang yang aku tunggu belum juga datang. Jujur, ada rasa bersalah di hatiku setiap kali aku diam-diam bertemu dengan Jinki karna sebagian hatiku adalah milik Kyuhyun. Aku tak berbohong soal ini.. Dia lah namja yang membantuku bangkit saat Jinki pergi meninggalkanku. Tapi aku juga tak bisa membenci Jinki karna meninggalkanku, dia melakukan itu untuk seseorang yang sangat dia cintai dan hanya dia miliki di dunia ini.
Iseng, ku hembuskan nafasku ke kaca di sampingku dan menuliskan sesuatu di dinding kaca itu untuk mengusir kejenuhanku. Tanpa sadar aku membuat gambar hati dengan menuliskan namaku dan nama Kyuhyun di dalamnya. Senyum tersungging di bibirku.. Ku hapus dan ku ulangi hal yang sama, kali ini aku menuliskan nama Jinki dan namaku.
“ Nado saranghae..” ku rasakan seseorang memelukku dari belakang dan berbisik di telingaku, sepertinya dia membalas kata-kata yang ku tulis di kaca tadi. Aku membalikkan tubuhku, mendapatinya sedang tersenyum padaku. Ah.. aku suka sekali saat dia tersenyum, memacu aliran darahku semakin cepat menuju jantung. Pabo.. bisikku dalam hati. Aku memang sangat tergila-gila padanya..
“Apa kau lama menungguku? Mian.. tadi Chae Rin memaksaku untuk mengantarnya ke suatu tempat padahal aku sudah bersiap-siap menuju ke sini. Apa kau marah?”
“Uhm..,” jawabku singkat. “Aku tahu kau harus membagi waktumu dengannya, mungkin aku hanya belum terbiasa. Saat aku dengar kau bersamanya, itu membuat sedikit terluka,” sambungku jujur seraya melempar pandanganku ke luar kaca, berusaha mentolerir perasaan yang ada di hatiku. Junki membalikkan tubuhku ke arahnya, mengecup bibirku kilat dan memelukku. Hangat.. sangat hangat, aku seperti meleleh dalam dekapannya. Bisa kurasakan detak jantungnya di kupingku yang sama cepatnya dengan detak jantungku saat ini. Ku hirup aroma tubuhnya yang kini memenuhi rongga dadaku, aroma tubuh Lee Jinki yang khas..
“Aku lapar.. Aku ingin makan jjangmyun,” ujarku tiba-tiba seraya berdiri. Ku pikir aku harus mencari alasan untuk melepaskan pelukannya sebelum otakku mulai tak waras dan aku di telanjangi oleh imajinasiku sendiri.. Jinki tersenyum melihat wajahku yang merona merah..
“Hahaha.. Apa yang kau pikirkan hingga wajahmu merona merah seperti itu,” ledeknya sambil mengacak-acak anak rambutku.. “Kajja, aku akan mentraktirmu jjangmyun.”
Kyuhyun POV
“Yoon Hee~ya, kau ada dimana sekarang?”
“Aku sedang bersama temanku. Waeyo?” dia balik bertanya di ujung telpon.
“Ani. Hanya saja tiba-tiba aku merindukanmu.”
“Apa kau baik-baik saja? Aneh rasanya mendengarmu berkata seperti itu. Kau bukan namja yang gampang mengutarakan perasaanmu,” ejeknya setengah tertawa. “Arraseo.. Aku akan menemuimu di rumah setelah urusanku selesai.”
“Ne.. Aku akan menunggumu di rumah. Cepatlah kembali.. Ppali..”
Aish.. dia berbohong padaku. Aku bisa melihatnya dengan jelas dari tempat dudukku dengan siapa dia bertemu dan apa yang sedang mereka lakukan. Appo.. Rasanya seperti belati mengoyak hatiku dengan paksa saat aku melihat namja itu mengecup bibirnya, ku tahan kepalan tanganku yang semakin menguat. Ingin rasanya kutarik Yoon Hee dari pelukannya tapi urung ku lakukan saat aku melihatnya tersenyum bahagia. Ah.. senyum yang aku suka.. Sepertinya aku begitu tergila-gila padanya hingga aku mampu mentolerir pemandangan yang ada di hadapanku saat ini..
——-
“Syukurlah kau sudah bangun.. kenapa kau minum sebanyak ini?,” tanyanya seraya membantuku duduk di tempat tidurku dan merapikan anak rambutku yang berantakan.
“Kau sudah datang rupanya. Ani.. aku hanya ingin minum dan tanpa sadar sudah menghabiskan sebanyak ini, “ ku pegang kepalaku yang masih terasa sakit..
“Pabo.. ,.” serunya singkat, bibirnya sedikit mengerucut. “Minumlah ini, aku sudah menyiapkan teh madu untukmu, ku harap bisa membuatmu lebih baik,” ujarnya lagi sambil memberikan segelas teh madu padaku. Aku menghabiskannya hanya dengan sekali teguk. Dia tersenyum melihatnya. Ku tarik tangannya dengan cepat dan memeluknya. Dia hanya diam sesaat lalu mengeratkan pelukannya. Memberikan rasa nyaman yang luar biasa untukku. Dia tahu aku sangat membutuhkannya saat ini..
“Yoon Hee~ya.. Apa kau mencintaiku?” tanyaku tiba-tiba. Dia mendongakkan kepalanya dan tersenyum menatapku.
“Pabo.. Tentu saja aku mencintaimu Kyuhun~a. Kau adalah oksigen yang membuatku hidup dan bernafas. Terima kasih karna kau selalu di sisiku, menjadi bagian hidupku selama ini.”
Ku harap dia memang benar-benar mencintaiku. Aku tak tahu apa yang akan terjadi padaku jika dia pergi meninggalkanku, aku pasti akan mati perlahan-lahan. Jadi aku akan bertahan dan membiarkannya tetap berpikir aku tak mengetahui hubungannya dengan namja yang aku tahu adalah cinta pertamanya itu. Bagi sebagian orang, cinta pertama itu seperti permen karet, kita tak akan pernah bisa benar-benar menghilangkan bekasnya. Dan sepertinya itu juga berlaku untukku..
“Berjanji lah padaku kalau kau akan tetap disampingku.”
“Aku janji.. saranghae Kyuhyun~a …“
“Nado saranghae Yoon Hee~ya..” jawabku sembari menciumnya lembut dan dia pun membalas ciumanku.
Yoon Hee POV
“Kyuhyun~a, aku bosan. Bagaimana jika kita pergi menonton film. Ada film baru dan aku ingin melihatnya bersamamu,” rengekku sembari menggandeng tangan Kyuhyun dengan manja. Biasanya taktik ini selalu berhasil padanya.
“Aku malas keluar… bagaimana jika kita bertanding game saja di kamarmu. Aku semalam baru membeli game baru dan belum mencobanya. Aku ingin memainkannya denganmu karna kau partner ku yang paling tangguh,” rayunya seraya mengeluarkan semua game dari tasnya.
“Sirheo!!! Aku ingin nonton di bioskop. Yak.. kalau kau tak mau menemaniku aku akan mengajak namja lain yang mau menemaniku, “ jeritku, pipiku menggembung. Aku benar-benar ingin menonton film itu karna sejak kemarin Kyuhyun selalu menolak menemaniku pergi dan dia selalu berhasil membujukku untuk menemaninya bermain game.
“Arraseo.. Aku akan menemanimu pergi.”
“Jinjja?”, tanyaku tak percaya. Dia lebih memilih pergi denganku daripada bermain game.
“ Tapi kau harus janji, sepulang dari bioskop, kau harus menemaniku maen game sampai pagi. Kajja..” ujarnya sambil memamerkan evil smirk nya dan menarik tanganku pergi.
“Yak.. Sirheo!! lepaskan tanganku. Lebih baik aku pergi nonton sendiri.. Yak.. Cho Kyuhun.. Kau memang evil.. ,” jeritku sembari berusaha melepaskan pegangan tangannya. Sia-sia memang karna dia terlalu kuat untukku. Malam ini aku harus pasrah merelakan tidurku.
Film sudah dimulai dan lampu sudah dimatikan saat kami masuk ke dalam bioskop. Ku lirik tiketku dan duduk sesuai dengan nomor yang tertera di tempat duduk itu, Kyuhyun duduk di samping kiriku. Refleks aku menoleh ke kanan saat ku rasakan tiba-tiba seseorang memegang tanganku dan ternyata orang itu adalah Jinki. Kebetulan yang menyenangkan, bisikku dalam hati. Senyum menyembul di sudut bibirnya. Dia makin mempererat genggaman tangannya dan memainkan jarinya di atas telapak tanganku. Aku tertawa geli dengan ulahnya itu, Untunglah tawaku tersamar dengan tawa penonton yang juga geli melihat adegan di layar. Ku tarik tanganku, memberikan tanda bahwa dia harus berhenti melakukan itu. Aku tak mau Kyuhyun menyadarinya. Dia berhenti memainkan jarinya tapi tak urung untuk melepaskan tanganku. Ku biarkan saja. Pandanganku beralih karna tiba-tiba Kyuhyun juga meraih tanganku yang lain dan memegangnya erat. Dia meletakkannya di dadanya. Wajahnya masih menatap layar sembari tersenyum bahagia..
Jangan tanyakan apa yang aku rasakan saat ini. Aku adalah yeoja yang paling bahagia di dunia karna saat ini aku berada di antara dua namja yang aku cintai. Di samping kananku adalah kekasihku sedangkan di samping kiriku calon suamiku.. Dan aku harap apa yang terjadi di antara kami tetap menjadi rahasia yang akan tersimpan sampai saatnya nanti..
EPILOG
Tak terasa musim semi tlah tiba. Semilir angin berhembus perlahan membelai dedaunan yang menari ke sana ke mari. Taman terlihat agak ramai sore itu. Seorang pria duduk di salah satu kursi taman yang terlihat lebih sepi daripada yang lainnya, mungkin karna letaknya yang kurang strategis. Dia nampak sibuk memainkan jarinya di PSP yang ada di depannya tanpa memperdulikan para gadis yang lalu lalang di depannya, berbisik-bisik mengagumi dirinya.
“Kyuhyun~a..,” sapa gadis itu. Bayangan dedaunan menutupi wajah cantiknya. Dia terlihat begitu memikat hanya dengan kaos dan jeans yang membalut tubuhnya. Pria itu langsung mendongakkan kepalanya, menatap yeoja yang berdiri di depannya lalu tersenyum.
“Akhirnya kau datang juga noona, aku sudah lama menunggumu. Untung aku membawa PSPku, kalau tidak aku akan mati bosan menunggumu,” ledeknya seraya memasukkan PSP ke dalam tasnya.
“Mianhae.. Tadi ada hal mendesak yang harus aku kerjakan hingga aku terlambat menemuimu. Karna kau sudah menungguku, sebagai gantinya aku akan mentraktirmu hari ini. Kau boleh makan apa pun yang kau mau,” bujuk gadis itu manja.
Sebuah sms masuk ke handphonenya membuat perhatiannya beralih. Pengirim yang tertera di handphone itu bernama My Lovely Yeobo. Perlahan dibacanya dalam hati isi sms itu.. “ Yeobo.. Saengil Chukhahae.. Aku sudah memasak makanan kesukaanmu. Cepatlah pulang, aku menunggumu.. Ppali. ”
Dia tersenyum membaca sms itu. Sepertinya itu dari seseorang yang begitu penting baginya karna dia langsung membalasnya dengan cepat. “Ne.. Setelah pekerjaanku selesai aku akan langsung pulang.. Saranghae Yoon Hee~ya..”
“Kyuhyun~a.. Siapa yang mengirimmu sms, kau terlihat begitu bahagia. Aku cemburu melihatnya.”
“Dari seseorang.. “ jawabnya singkat. “Kajja.. Victoria noona. Aku benar-benar lapar, jadi kau harus memastikan uangmu cukup untuk mentraktirku, “ ujarnya lagi. Mereka pun berjalan sambil berpegangan tangan dan menghilang di balik rindangnya pepohonan taman sore itu..
Rossi KW 2
15 Aug 2011 4 Comments
in jalan-jalan
Rossi KW 2, nie panggilan buat aku waktu aku maen bom-bom car ma tmen-tmen Es Em Pe pas jum`at kemaren.. *pliz.. jangan diprotes, hehehhe*. Walaupun di dunia nyata aku gag bisa bawa mobil tapi di dunia yang permainan, boleh la.. Balap mobil ato kereta salah satu permainan favoritku kalo pas maen di Timezone ato tempat bermain yg laen.
Dah lama banget gag maen bom-bom car nie, awalnya kagok… Pertama kali maen masih duduk di samping tmenku ngeliatin dia maen.. gag enak banget cuma duduk di samping *pusing pala na* pas di tabrak-tabrak ma kendaraan yg laen. Kedua kali maen, aku nyetir ndiri.. yah kayak yg aku bilang tadi.. kagok abiz.. tu mobil cuma muter-muter di situ-situ doank.. *berasap ni pala, gara-gara di kekeh2in ma tmen2*. Gag mau nyerah nie, berhubung ada insting pembalap *pede abis* aku akhirnya bisa ngendaliin tu mobil. Pake gaya cuma nyetir pake tangan satu, ngepot dan nyelip2 mobil yg laen bisa gag kena tabrak dan ngindarin kemacetan alias tu mobil numpuk2 di satu tempat gara2 pada tabrak-tabrakan.. Istilahnya daku syur ndiri ngendarain tu mobil.. Swingggg….swinggggg… Brummmm… Brummmm…
Yang asiknya lagi, aku maennya gratis alias di bayarin ma tmenku… Jjang!!!! Dia punya banyak tiket gratis yang di dapat kalo kita belanja di supermarket ato di tempat-tempat perbelanjaan di sono. Kalo di supermarket belanja Rp 50.000, dapet 1 tiket gratis. Kalo di tempat2 perbelanjaannya, belanja Rp 100.000 kita dapet 1 tiket gratis juga dan ini berlaku kelipatannya. Semakin banyak belanjanya yah semakin banyak tiket gratisannya.. Horaaaayyyy.. Tengkiu yah pren..
Sebelum buka puasa udah maen tu bom-bom car.. Bis buka puasa trus mereka sholat maghrib *kebetulan aq gi PM* jadi yah nungguin mereka di tempat makan tadi ja. Istirahat bentar trus maen lagi.. *aku yang paling bersemangat*. Ampir 3 jam deh kayaknya kami maen *serasa nyetir medan-siantar*, tiket abis di tambah minta diskon ma abang yang jaga.. Dia mah cuma bisa mesom-mesom aja alias tawa-tawa liat kami maen gag turun-turun. Kalo dah abis trus minta tiket nyambi bilang *tamboh lagi.. * Kalo aku dah maen trus si abang berdiri di tempat maen, aku lewat sambil tereak.. “Tin..tin… “, ngisengin tu abang.. dia langsung mingggir sambil ngekeh2.. Trus benerin besi yang ada di atas tiang mobil yang menghubungkan ke langit-langit tempat permainan itu jadi tu mobil jalannya makin kencang dan gag macet2.. Jadilah si Rossi KW 2 nie makin syuuurrr maen nya *gowamo alias tengkiu yah bang.. *. Nie foto si abang yang berhasil tak jepret dengan paksa, hahahahhaha….
Yang pada ngantri maen kan pada lari tu kalo permainannya dah abis, pas mereka nyamperin aku cuma bilang “maaf yah, aku masih maen”, beberapa kali bilang gitu kalo ada yang deketin. Akhirnya mereka ogah deketin lagi *nyadar kalo aku gag bakalan turun-turun dari tu mobil, kecuali turun ndiri karna tiket weis ntek.. hihihihi*
Happy..happy.. and happy.. Lumayan ngilangin stress dan cenut-cenut di kepala.. ![]()
Ayo… sapa yang berminat boleh mencoba tapi gag tanggung jawab kalo ntar ketagihan dan gag mau turun dari bom-bom car na.. hehehhehe.
Terakhir nie aku letakin poto me en the genk..
Protected: Minggu Pertama Ramadhan
10 Aug 2011 Enter your password to view comments.
my ramadhan diaries
10 Aug 2011 Leave a Comment
in curhat Tags: curcol, diaries, happy, ramadhan
puji syukur alhamdulillah aku ucapkan kepada yang Maha Kuasa, karna aku masih di kasih kesempatan untuk menikmati ramadhan taon nie. Sehari setelah aku ulang tahun, hehehhehe…
Seperti yang pernah aku tulis kemaren, ada banyak hal yang pengen aku lakuin di bulan ini, sampai saat ini ada yang dikerjain ada juga yang gag *garuk2 pala*
Yah… semoga tetap istiqomah walo banyak godaan, terutama ngerjain tahajjud.. weish, mata kayak di tiup-tiup ma syaiton biar tedorrr terus. Kadang bisa bangun juga seh *takgeplaksetanna, hhehehheh*.. tapi kadang tergoda juga alias molor terooosss.. ![]()
Aku putuskan untuk buat diary yang berisi kegiatanku selama ramadhan yang of course tak kasih password biar gag ketauan ma orang lain apa yang aku lakuin takutnya ntar malu-maluin kalo raport na jelek ato kalo raportnya bagus bisa buat aku gede kepala *wajahmerahmerona*
Jreng…jreng… postingan selanjutnya akan tak password demi keamanan dan ketentraman hati *trus lebay dot com*.. hehehhehe
HAPPY RAMADHAN… ^.^
-end-
welcome ramadhan..
31 Jul 2011 Leave a Comment
in Uncategorized Tags: maaf, ramadhan, tarawih, welcome
Welcome ramadhan.. bulan penuh rahmad dan barokah.. Saat dimana semua amalan di lipat gandakan.. so nyok kita berlomba-lomba ngumpulin modal buat akherat biar jadi bekal untuk memasuki dunia yang abadi.
Gag kerasa besok dah ramadhan.. Sebelum ramadhan datang, mau minta maaf dulu neh.. buat semua orang yang mengenal saya.. mohon dimaafkan semua kesalahan saya yah baik yang di sengaja atau tak disengaja, saya hanya manusia biasa yang kadang khilaf.. maafin yah.. maaaf yah.. *kedipkedipmata* ![]()
Tarawihan, nie aktifitas cuma kita bisa lakukan pas puasa, so usahain jangan sampe bolong-bolong. Kalo gag bisa jamaah di masjid yah sholat ndiri ja di rumah *walo godaannya lebih berat, pulang kerja capek bawaannya mau tidur mulu
*
Ada beberapa target yang harus di capai saat bulan ini berakhir nanti.. salah satunya aku harus khatam Qur`an.. Nie sesuatu yang gag tercapai ramadhan taon lalu *masih ingat pas hari terakhir tinggal satu juz lagi dan tak bisa di kebut..
*
Beberapa target yang harus bisa tercapai..
1. Khatam Qur`an
2. Sholat Sunat Rawatib
3. Tarawih full *kecuali pas hari gi ntu..ntu..hihihiihi*
4. Sahur *nie kadang2 suka males bangun*
5. Mencoba resep masakan korea yang gi dipelajari *nie bisa nyoba pas gi gag puasa, pas gi ntu ntu.. ntu*
6. Sholat subuh berjamaah di masjid
7. Sholat dhuha
Wuih.. mudah2an nie target bisa tercapai.. Amin.. Hwaiting liya.. you can do it.. ![]()
so Happy Ramadhan buat yang merayakan, SEMANGAT.. HWAITING!!!!! ![]()
Da ah.. nie mau siap2 buat tarawihan.. nyok tawarih…
-end-
Happy Birthday To Me…
31 Jul 2011 Leave a Comment
Selamat ulang tahun.. Saengil Chukaehamnida.. Happy Birthday to me… ^.^
Gag terasa dah ultah lagi taon nie.. begitu cepatnya waktu berlalu. Masih teringat waktu ngerasain ultah ma jalan-jalan bareng keluarga di theme park tahun lalu, kayak nya tu kejadian baru ja terjadi eh nie dah ultah lagi.. hehehhe..
Senang banget banyak keluarga, teman, kakak, abang, adik, ibu, bapak dan semua orang ingat ultahku. Ngucapin selamat dan doa lewat FB, sms ato pun telepon.. Terima kasih, gomawo, xie xie, merci, thank you buat semuanya.. Luv u all.. Amin buat doanya, moga semua doa di dengar dan cepat dikabulkan ma yang Maha Kuasa *kan katanya kalo banyak yang doain, doanya makbul, hihihihi*
Alhamdulillah.. terima kasih ya Allah, Maha segala-galanya.. Yang masih ngasih aku kesempatan hari nie buat menghidup oksigen di muka bumi.. Hari ini bertambah setahun umurku, berkurang jatah hidup setahun.. Semoga dengan bertambahnya umur bertambah juga keimanan, kebahagiaan, kesehatan dan menjadi manusia yang lebih baik lagi.. Amin..
Tetap semangat.. Hwaiting!!!
foto: http://wallpaperscallections.blogspot.com
-ly-
Kejadian Tragis di Pagi Hari
06 Jul 2011 Leave a Comment
in renungan
Lemas, shock, mual, pusing.. semua jadi satu saat aku melihat kejadian tragis pagi ini. Astaghfirullah hal adzim, spontan langsung terucap dari bibirku saat melihat 3 lelaki tergelak di depan lokasi kantorku dengan kepala bersimpah darah. Mereka korban kecelakaan bermotor..
Satu diantar ketiganya terlihat sangat parah, sepertinya kepala belakangnya pecah. Darah kental keluar dari belakang kepalanya. Satu kepalanya bocor, darah mengalir sampai ke pipinya. Satu lagi luka di kepala tapi tidak banyak mengeluarkan darah tapi muntah beberapa kali dan ada darah di muntahnya itu. Yang aku tahu yang seperti ini justru membuat kita lebih was-was karna bisa kemungkinan pendarahan di dalam *keterangan ini ku peroleh saat ngobrol dengan salah seorang dokter*. Jujur, ini pertama kalinya aku melihat seseorang menggeliat kesakitan dengan darah yang tercecer ke tanah.
Lengkap kejadiaannya aku nggak begitu tahu, soalnya begitu aku nyampe di kantorku mereka sudah tergeletak lemas di tanah. Dari beberapa orang aku mendengar kalau 2 sepeda motor ini laga kambing *tabrakan berlawanan arah*. Korban di larikan ke rumah sakit terdekat dan sepertinya 2 dari 3 korban adalah warga di sekitar kantorku karna keluarganya berlari histeris di jalan menuju rumah sakit begitu mendengar keluarga mereka kecelakaan.
Helm.. saat megendarai sepede motor ku pikir sangat penting bagi kita untuk memakainya, jangan lupa mengunci pengaman dagunya. Dari 3 korban, dua memakai helm *ini yang aku dengar, karna tidak melihat langsung kejadian*. Kalau ku analisa dari luka yang dialami korban, yang tidak banyak mengeluarkan darah yang memakai helm dan memakai pengaman dagu. Yang kepalanya bocor memakai helm tapi tidak mengunci pengaman dagunya dan paling parah tidak memakai helm sama sekali *diantara keduanya aku ragu yang mana karna ada banyak kemungkinan*.
Beberapa pengendara sepeda motor mungkin tidak terlalu perduli dengan pengaman yang satu ini *helm*. Apalagi kalo jarak yang di tempuh dekat atau bebas polisi, umumnya pengguna sepeda motor jarang menggunakan helm. memakai helm bukan karna keselamatan tapi karna takut di tangkap polisi ato alasan lainnya, biarlah itu alasan yang kesekian… Padahal helm kan untuk keselamatan kita bukan untuk siapa-siapa, kita pakai helm untuk melindungi kepala kita karna kita nggak tau kapan maut mengintai jadi kenapa harus males pake helm.. Intinya pakailah helm saat kamu berkendara, titik..
Untuk korban kecelakaan tadi, tulus dari lubuk hati aku berdoa semoga mereka di berikan keselamatan dan umur yang panjang, amin…
-end-
Nama indonesia saya….
28 Jun 2011 Leave a Comment
Sebagai ELF, sumpah aku ngekeh banget denger nama Indonesia yang melekat ma member Super Junior nie setelah balik dari Indonesia. Koq bisa namanya lucu-lucu banget, darimana datangnya inspirasi dengan nama-nama itu yang pastinya kita sendiri ja (sebagai anak Indonesia) gag kepikiran buat ngasih tu nama jadi gelar buat diri kita.. *nie pemikiran aku*. Apalagi saengkoe “Kyuhyun” namanya jadi usro, wakakakka.. *teringat nama usro di pilem unyil*. Tapi apapun itu… SuperJunior emang daebak.. konyol dan lucu abis.. LUP U ALL..
Buat yang lum tau, cekidot….
Leeteuk : Kadir
Heechul : Karyo
Hangeng : Kosim
Yesung : Joko
Kang In : Saryo
Shindong : Yanto
SungMin : Sarwin
Eunhyuk : Udin
Donghae : Dadang
Siwon : Asep
Ryeowook : Saepul
Kibum : Mamat
Kyuhyun : Usro
-end-
Galaksi Kinanthi
25 Jun 2011 Leave a Comment
in buku Tags: galaksi kinanthi, novel, tasaro
Buku nie dah cukup lama ku baca, tapi liat kali liat tu buku tersusun rapi di rak bukuku, pasti tergerak untuk membaca ulang *gag tahan godaan, hehehehe*. Pertama kali membaca buku karangan Tasaro GK yang berdasarkan kisah nyata ini, kesan yang muncul adalah nie buku KEREN ABIZ dan WAJIB BACA..
Banyak hal yang akan membuat kita tak akan berhenti membacanya sampai lembar terakhir *nie yang aku alami seh*. Jalan cerita yang menarik, tentang perjuangan seorang perempuan bernama Kinanthi yang berasal dari Gunung Kidul yang dijual ayahnya demi 50 KG beras kepada saudagar beras yang akhirnya berhasil menjadi professor di Amerika. Dia mendapatkan gelar Prof. Kinanthi Hope, PH.D, seorang penulis kontroversial.
Sebelum dia berhasil dan di kenal orang banyak, perjuangan hidupnya sungguh memilukan.. disiksa, gaji tak dibayar, dilecehkan bahkan dia terlibat dalam jaringan traficking dunia. Seakan hidup sangat tak bersahabat dengannya karna penderitaannya tak berhujung sampai seorang majikan membawanya ke Amerika. Dengan kecerdasan ma kemampuannya berbahasa, perjuangannya di sana pun di mulai..
Buku ini juga mengisahkan tentang cinta dan romantisme, tapi bukan romantisme picisan.. *seperti kebanyakan novel*. Kisah cinta seorang Kinanthi dan Ajuj, anak seorang Rois (petinggi agama di kampung) yang menjadi teman Kinanthi sejak kecil, lelaki yang menawan dan selalu bernaung di hatinya selama 20 tahun. Saat bertemu kembali apakah mereka masih merasakan rasa yang sama?? Apakah mereka akhirnya akan bersatu di bawah satu galaksi yang sama?? *jawabannya silahkan cekidot di buku na, hehehehe*
Kita akan diajak menyusuri Gunung Kidul, Bandung, Riyadh, Kuwait, Miami, Washington DC, hingga ke Great Plains. Banyak pembelajaran yang bisa kita petik dari buku nie. Tentang cinta, perjuangan dan hidup seorang anak manusia. *kehabisan kata2 untuk mendeskripsikan amazingnya buku nie*..
Nie salah satu kata-kata yang di kutip dari isi buku nya..
“Beginilah cara kerja sesuatu yang engkau sebut cinta; Engkau bertemu seseorang lalu perlahan-lahan merasa nyaman berada disekitarnya. Jika dia dekat, engkau akan merasa utuh dan terbelah ketika dia menjauh. keindahan adalah ketika engkau merasa ia memerhatikanmu tanpa engkau tahu. Sewaktu kemenyerahan itu meringkusmu, mendengar namanya disebut pun menggigilkan akalmu. Engkau mulai tersenyum, dan menangis tanpa mau disebut gila.”
-end-
Menyanyi dengan hati
25 Jun 2011 Leave a Comment
in musik, lirik, pilem Tags: hati, life, menyanyi, shinee
Kemaren pas gi buat status di FB, aku terlibat komen-komenan dengan tmenku di tempat kerja yang lama, ternyata dia suka KPOP juga. Kali ini dia ma aku bahas Shinee. Dia rekomen aku lagunya Shinee yang judulnya Life.. “Mantap onnie lagunya, cari deh.. pasti suka nie lagu” dan tentu saja saya pun tergoda. Sejak nonton Hello Baby nya Shinee, aku mulai suka ma nie group. Sebelumnya aku hanya fokus dengan satu group aja… hehehehe. Pas nyari MV nya gag nemu2, akhirnya aku nemu videonya pas konser pertama mereka di Jepang. Omo… omo.. aku langsung suka begitu dengar lagu dan liat videonya.. Gag tau, aku berasa mereka nyanyinya pake hati sehingga yang dengar juga ikutan merasakan apa yang mereka rasakan *walo aku gag tau artinya, kekekkek*. Penasaran ma artinya, aku browsing lagi nyari lirik lagunya.. Huff, ternyata nie lagunya sedih.. Nie lirik lagunya, hasil browsingan ku..
LIFE – SHINEE
Hangul
오 거친 삶에 시들어갈 때
그대가 내게 다가와
얼어붙은 그 마음에 손을 댄 순간
나의 삶은 시작됐음을
그대 지치고 힘들 때
부디 그 옆자리에 나를 있게 해
받기만 한 사랑을 다시 드릴 수 있게
이 삶이 끝나기 전에
세상에 무릎 꿇고 눈물 흘릴때
폭풍 속 발 멈출 때 그대만 서 있다면
이런 아픔, 고통쯤 견딜 수 있는걸요
(오직 그대만) 오직 그대만
(내게 있다면) 내게 있다면 in my life
어둔 숲 속 길 잃을 때
어린 나의 영혼이 울고 있을 때
빛처럼 기적처럼 나를 이끌어줘요
이 삶이 끝나기 전에
세상에 무릎 꿇고 눈물 흘를때
폭풍 속 발 멈출 때 그대만 서 있다면
이런 아픔, 눈물쯤 참을 수 있는걸요
(All want is you) All I want is you
(Only one is you) Only one is you in my life
울지 않아요 다신 울지 않아요
그 무엇도 절대 날 멈추지 못해
허나 오직 단 한 사람
그대 나를 만들고 완성 시키고
오 이렇게 숨쉬게 해 you
세상에 무릎 꿇고 눈물 흘릴때
폭풍 속 발 멈출 때 그대만 서 있다면
이런 아픔, 고통쯤 견딜 수 있는걸요
(오직 그대만) 오직 그대만
(내게 있다면) 내게 있다면 in my life
세상에 무릎 꿇고 눈물 흘를때
폭풍 속 발 멈출 때 그대만 서 있다
이런 아픔, 눈물쯤 참을 수 있는걸요
(All want is you) All I want is you
(Only one is you) Only one is you in my life
Romanization
Oh geochin salmae shideuleogal ddae
Geudaega naegae dagawa
Eoleobooteun geu maeumae soneul daen soongan
Na.ae salmeun shijak.dwaesseumeul
Geudae jichigo himdeul ddae
Budi geu yeop.jariae nareul itgae hae
Badgiman han sarangeul dashi deuril su itgae
Ee salmi kkeutnagi jeonae
Sesangae mureup kkulgo noonmul heullilddae
Pokpoong sok bal mumchul ddae geudaeman seo itdamyeon
Eereon apeum, gotong.jjeum gyeondil su itneun.geolyo
(Ojik geudaeman) Ojik geudaeman
(Naegae itdamyeon) Naegae itdamyeon in my life
Eodoon soop sok gil ileul ddae
Eorin na.ae younghoni oolgo isseul ddae
Bit.cheoreom gijeok.cheoreom
Nareul eekkeuleojweoyo
Ee salmi kkeutnagi jeonae
Sesangae mureup kkulgo noonmul heullilddae
Pokpoong sok bal mumchul ddae geudaeman seo itdamyeon
Eereom apeum, noonmul.jjeum chameul su itneun.geolyo
(All want is you) All I want is you
(Only one is you) Only one is you in my life
Oolji anayo dashin oolji anayo
Geu mu.eotdo jeoldae nal mumchuji mot.hae
Heona ojik dan han saram
Geudae nareul mandeulgo wansung shikigo
Oh, eereok.hae soom.shwigae hae you
Sesangae mureup kkulgo noonmul heullilddae
Pokpoong sok bal mumchul ddae geudaeman seo itdamyeon
Eereon apeum, gotong.jjeum gyeondil su itneun.geolyo
(Ojik geudaeman) Ojik geudaeman
(Naegae itdamyeon) Naegae itdamyeon in my life
Sesangae mureup kkulgo noonmul heullilddae
Pokpoong sok bal mumchul ddae geudaeman seo itdamyeon
Eereom apeum, noonmul.jjeum chameul su itneun.geolyo
(All want is you) All I want is you
(Only one is you) Only one is you in my life
Translations
Oh, when this passing life withers away, you come to me
The moment I touch your frozen heart, my life begins
When you’re tired and having a hard time
Please let me stay by your side
So I can give back to you the love I had only received
Before this life ends
When I get on my knees and cry before the world
When I stop my tracks inside the storm
If you alone are standing
I can handle this much pain and suffering
(If only you) If only you
(Are with me) Are with me
When I lose my way inside the dark forest
When my young soul is crying
Guide me like a light, like a miracle
Before this life ends
When I get on my knees and cry before the world
When I stop my tracks inside the storm
If you alone are standing
I can suppress whatever pain and tears
(All I want is you) All I want is you
(Only one is you) Only one is you in my life
I won’t cry, I won’t cry again
Absolutely nothing can stop me
But only one person
You make me, you perfect me
Oh, you make me able to breath like this
When I get on my knees and cry before the world
When I stop my tracks inside the storm
If you alone are standing
I can handle this much pain and suffering
(If only you) If only you
(Are with me) Are with me
When I get on my knees and cry before the world
When I stop my tracks inside the storm
If you alone are standing
I can suppress whatever pain and tears
(All I want is you) All I want is you
(Only one is you) Only one is you in my life
Korean Cr. rocketdiary @ twitter
Cr. kimchi hana @ shineee.net
shared by : meeramaruu.wordpress.com
Terus terang aku paling suka liat ekspresinya Onew kalo gi nyanyi.. suka aja, gag tau napa.. *gag bs dijelaskan dengan kata2, hanya bisa dirasakan, hohohoho*. Yang laen juga keren seh.. Key waktu nyanyiin lagu “One” mpe nangis di panggung, tapi aku gag tau napa dia sampe nangis kayak gt.. Berurai aer mata mpe Taemin usap-usap aermata yang netes2 di pipinya. Waktu nanyi ini Onew juga nangis tapi dia membelakangi kamera, cuma keliatan dia usap2 matanya. Jonghyun, Minho ma Taemin juga keren, nanyi pake hati.. Nie komen sering kita dengar lagu ada kontes nyanyi.. jurinya suka bilang “coba kamu nanyinya pake hati”. Tapi emang bener, berasa beda kalo kita liat penyanyi yang nyanyi pake hati ma nggak.. Ternyata lagunya SHinee mantrap, apalagi lagu Balladnya.. Life, One, Romantic ma Quasimodo.. Uhm, target donlot berikut na konser Shinee di Jepang, hahahhaha.. Baru ngumpulin beberapa video na, lum lengkap.. *Hwaiting!!!*
-end-





