Archive for the ‘renungan’ Category

h1

Rokok, oh rokok…

March 8, 2008

Dari rumah dah mangat-mangat mo ke kantor, lirik ke kaca bentar memastikan dah rapi pa nggak, trus mastiin juga nggak da iler yang nangkring di pipiku, malu dunk, maniez2 koq ileran (duh…berasa maniez ne, jadi nggak enak ati). Nggak lupa pake minyak wangi biar harum en baca doa sebelum pergi biar segala sesuatunya berjalan dengan baik. Langkah kanan of course, hup…hup..hup… jalan dengan semangat `45 sampai ke jalan Iskandar Muda. Celingak-celinguk nungguin angkot koq lom nongol2. Wajahku langsung sumringah begitu ngeliat angkot Rahayu menuju arahku, langsung ku lambaikan tanganku en angkot pun berhenti.

Aku pun duduk berdempetan dengan anak-anak sekolah yang mau berangkat sekolah. Suasana masih nyaman, udara masih segar sampai seseorang lelaki yang memegang sepuntung rokok di tangannya. Posisi duduk di tengah, asap menyebar ke segala arah, tak pelak ke arahku juga yang duduk di depannya. Asap menyapu lembut wajahku dan membuatku terbatuk-batuk. Ku perhatikan dengan geram lelaki yang ada di depanku sambil mengibas-ngibaskan tanganku yang berusaha mengusir asap yang masih saja menggodaku (pake majas personifikasi biar tambah oks) berharap dia akan mengerti dan mematikan rokoknya. Lelaki tadi hanya sedikit menjauhkan posisi tantannya dan mengisap lagi rokok di tangannya tanpa perduli orang sekitar yang jengah melihat tingkahnya. Akhirnya aku sampai dengan selamat ke kantor tapi dengan aroma rokok yang mendarat mulus di setiap helai pakaianku. Aroma parfum yang ku pakai kini tak tercium lagi… Benci… aku benci aroma ini.. aroma rokok yang memuakkanku…

Ini adalah sepenggal kisah yang terjadi mungkin bukan hanya pada diriku tapi pada sekian banyak orang di dunia ini. Bete banget, pagi-pagi dah menghirup asap rokok yang dihembuskan para perokok yang tak pernah perduli dengan ketidaknyamanan orang2 di sekitarnya. Merasa merasakan nikmatnya tapi orang sekitar yang merasakan akibatnya. Menurut penelitian perokok pasif lebih berbahaya dari perokok aktif itu sendiri (coba deh search di mbak google pasti banyak artikel yang membahas masalah ini). Seperti kata pepatah, “habis manis sepah dibuang” (weiks… nggak nyambung yah). So, para perokok, coba deh bayangin… saat kamu merokok di dalam angkot, penumpang pada dongkol dalam ati, merasa terdzolimi dengan kelakuan kamu, mudah2an kamu bisa lebih menahan diri untuk merokok di dalam angkot atau di mana pun tempat keramaian.

NB: merokok dapat menyebabkan impotensi, gangguan kehamilan dan janin.

h1

Jenuh

February 13, 2008

Jenuh… Apakah kau pernah merasa jenuh dan letih dalam hidupmu. Mungkin itu yang aku rasakan saat ini. Ah… ku tarik nafas panjang dan ku sandarkan kepalaku sejenak. Ku rasakan dinginnya angin malam mulai menyelinap di sela pori-pori kulitku namun tak ku hiraukan. Lelah, letih dan muak kadang kadang menyergapku saat meniti perjalanan hidup yang suatu saat akan terhenti karna dunia ini hanyalah persinggahan sementara yang penuh fatamorgana dan hasrat yang bergelora. Tapi apakah semua yang kita jalani sia-sia? Sepertinya tidak, karna Tuhan takkan menciptakan sesuatu dengan sia-sia. Apapun itu pasti memiliki keistimewaan tersendiri. Kau, aku dan dia adalah pion yang menggerakkan roda kehidupan yang dititipkan oleh Sang Maha Agung. Ingatlah, semua itu adalah titipan yang sewaktu-waktu dapat hilang karna itu hargailah setiap detik-detik yang berlalu dalam hidupmu. Apakah aku akan tetap larut dalam kejenuhan ini, tentu saja tidak. Saat ku tatap wajah orang-orang yang sangat menyayangiku, saat ku ingat lagi kenangan indah yang pernah ku lalui, saat relung hatiku merasakan indahnya kasih, saat ku sadar kalau Dia, Sang Maha Pengasih dan Penyayang selalu mencurahkan rahmadnya padaku, aku seakan bangkit dari kabut hitam yang menyelimutiku. Senyum, tawa, suka, duka dan tangis adalah warna yang menghiasi hidup, layaknya kanvas putih yang tertoreh warna-warninya hidup. Semua ini membuatku harus bertahan dan bermunajat karna hanya pada-Nya lah tempatku mengadu dan mencurahkan isi hatiku.  Tersenyum dan syukurilah apa yang saat ini kau miliki, kelak kau akan merasa bahagia dan lebih menghargai apa yang telah kau raih. Semoga kita menjadi seseorang yang berharga buat diri kita sendiri dan orang lain. Sehingga ketika kita tak lagi bersama, mereka akan selalu mengingat dan mendoakanmu….  

h1

andai ku tahu

February 12, 2008

Pertama kali denger lagu ini, langsung suka. Lagu yang ringan, nggak terlalu panjang tapi sangat bermakna. Lagian yang nyanyiin itu salah satu band kesukaanku, ungu, hehehe… Lagu ini menyadarkan kita seketika bahwa kita ini bukanlah siapa-siapa, dunia hanya persinggahan sementara. Akhirnya kita, makhluk yang lemah ini akan kembali pada Robb-Nya…

Andai ku tahu… kapan tiba ajalku
Ku akan memohon, Tuhan tolong panjangkan umurku
Andai ku tahu… kapan tiba masaku
Ku akan memohon, Tuhan jangan kau ambil nyawaku
Aku takut akan semua dosa-dosaku
Aku takut dosa yang terus membayangiku
Andai kutahu… Malaikat-Mu kan menjemputku
Ijinkan aku mengucap kata taubat pada-Mu
Reff:
Aku takut akan semua dosa-dosaku
Aku takut dosa yang terus membayangiku
Ampuni aku dari segala dosa-dosaku
Ampuni aku menangisku bertobat pada-Mu
Aku manusia yang takut neraka
Namun aku juga tak pantas di surga…
Andai ku tahu… kapan tiba ajalku
Ijinkan aku mengucap kata Taubat pada-Mu

Pesan Moral: So… cepat-cepatlah bertobat sebelum malaikat Ridwan menutup pintu Surga, hehehehe…